Dari pelatihan yang saya berikan umumnya peserta menanyakan perbandingan antara Drupal dan Joomla atau Mambo. Sebagai informasi, Joomla adalah proyek yang berasal dari pecahan Mambo sehingga sangat mirip sekali dengan Mambo. Baiklah akan saya uraikan mengenai perbedaan, kelebihan dan kekurangan kedua CMS yang terkenal ini.
Untuk lebih jelasnya pembahasan akan kita lakukan per topik sehingga anda dapat dengan jelas melihat perbedaan antara kedua CMS ini. Sehingga anda dapat menentukan CMS mana yang tepat untuk suatu project tertentu karena pada dasarnya masing-masing memiliki kelebihannya sendiri.
-
BLOG
Topik Blog saya tempatkan di urutan pertama karena ini merupakan fasilitas yang paling dicari saat ini. Dalam hal Blog maka Drupal menang telak atas Joomla/Mambo. Karena meskipun kedua CMS ini menyertakan Blog tetapi ada perbedaannya. Drupal menyediakan Blog dalam pengertian Weblog yang sesungguhnya sedangkan Blog pada Joomla berarti suatu daftar yang terdiri atas Judul, Introtext dan "Readmore" link. Pengertian Blog pada Drupal sama dengan yang ada di Wordpress maupun Revolution2. Karena itu untuk mengaktifkan Blog yang sesungguhnya pada Joomla anda dapat menggunakan komponen Joomblog, sayangnya Joomblog hanya tersedia untuk Joomla dan tidak tersedia untuk Mambo. Sehubungan dengan pengertian blog pada Joomla maka pada Joomla tidak terdapat fasilitas Pingback maupun Trackback. Kemampuan blog dari Drupal dan Joomla tidak sebaik Wordpress terutama dalam hal GUI yang lebih mudah dan kelengkapan fasilitas secara default. Untuk orang awam sebaiknya memang memakai Wordpress karena merupakan aplikasi "all in one" untuk blog.
-
SEF
Issue kedua yang penting adalah kemampuan website membuat link yang mudah dibaca dan cepat dikenali oleh search engine sehingga website anda dapat menempati urutan atas dari hasil pencarian searh engine. Meskipun keduanya mendukung SEF secara default tetapi alamat link SEF pada Joomla tidak bisa diubah sedangkan user Drupal dapat mengubah nama link SEF sehingga dapat lebih mengenai sasaran. Itulah sebabnya mengapa website berbasis Drupal dapat menempati urutan atas search engine. Jika anda ingin mengubah Joomla memiliki kemampuan seperti Drupal maka anda perlu install komponen freeware OpenSEF tetapi kemampuannya tidak sebaik Advanced SEF. Advanced SEF tidak gratis dan dibuat oleh core developer Joomla. Itu sebabnya kemampuan Advanced SEF lebih baik, jika saja komponen freeware SEF sama baiknya dengan versi komersialnya maka tentu users memilih tidak membelinya apalagi jika versi freeware lebih baik daripada versi komersialnya! Pengguna Joomla juga harus berhati-hati karena websitenya bisa saja tidak bisa diakses setelah SEF diaktifkan sedangkan pada Drupal tersedia fasilitas untuk menguji apakah web server anda siap dengan SEF, jika siap maka pilihan SEF dapat anda klik sebaliknya tidak dapat di-klik.
-
ACL
ACL atau Access Control List adalah kemampuan CMS untuk memberikan akses yang berbeda kepada setiap users atau group tertentu. Dalam hal ACL, maka Joomla hanya menyediakan group tertentu saja, yaitu: Super Administrator, Administrator, Manager, Publisher, Editor, Registered User dan Guest. Joomla tidak mengijinkan anda untuk menambah ACL ini atau mengubah ACL ini. Sedangkan pada Drupal, secara default hanya menyediakan 2 ACL saja, yaitu: Anonymous dan Authenticated. Sedangkan account Administrator otomatis mempunyai hak administrator secara penuh (Super Admin). Namun ACL pada Drupal dapat ditambahkan sebanyak-banyaknya, jadi anda dapat membuat Group Moderator, IT atau Editorial. Dan masing-masing User boleh memiliki lebih dari 1 Group!
-
DUKUNGAN MULTIDATABASE
Peserta pelatihan umumnya berasal dari berbagai pengguna database, ada yang memakai MySQL, PostgreSQL, MS SQL dan Oracle, sedikit yang memakai DB2. Umumnya memakai MySQL dan MS SQL. Joomla hanya mendukung MySQL dan mSQL sedangkan Drupal mendukung MySQL dan PostgreSQL. Terdapat path freeware untuk menjalankan Drupal dengan menggunakan MS SQL.
-
KEMUDAHAN INSTALASI
Dalam hal instalasi dengan menggunakan Fantastico, baik Joomla maupun Drupal sudah tersedia. Sedangkan untuk instalasi manual maka Joomla lebih mudah. Untuk instlasi manual, maka database Drupal harus dibuat dahulu dan script untuk membuat tabel juga harus dijalankan secara manual. Hal ini hanya berlaku di Drupal versi 4, sedangkan Drupal 5.0 sudah menggunakan Web Based Installation, sama seperti Joomla atau Mambo. Tetapi proses pembuatan database di Drupal tetap manual, yang otomatis hanya pembuatan tabelnya saja.
-
MULTISITE
Multisite adalah kemampuan CMS untuk membuat website induk yang terdiri atas beberapa website anak. Sehingga jika perlu upgrade maka cukup induknya saja yang diupgrade. Ini berguna sekali untuk membangun website komunitas di mana masing-masing anggota mempunyai website-nya sendiri, menarik bukan? Fasilitas Multisite hanya terdapat di Drupal.
-
PERSONALISASI DATA ANGGOTA
Hal ini juga sering ditanyakan, bagaimana caranya menambah field Tanggal Lahir, Alamat, Kota, Nomor KTP dan sejenisnya? Pada Drupal fasilitas ini sudah tersedia, bahkan anda dapat membuat agar isian user berupa text, checkbox, list, multiline, freeform list, URL atau data tanggal. Sedangkan pada Joomla anda memerlukan komponen tambahan lainnya, misalnya CB (Community Builder). Sayangnya komponen CB ini tidak dapat terintegrasi dengan profile Joomla meskipun demikian anda dapat melakukan perubahan pada source code Joomla, tentu saja anda harus memiliki kemampuan PHP dan mengerti bagaimana cara kerja Joomla dan apa akibatnya jika anda merubah source code Joomla. Drupal secara default dapat menampilkan foto anggota sedangkan Joomla memerlukan komponen tambahan. Foto anggota ini dikenal dengan istilah avatar.
-
FORUM DISKUSI DAN KOMENTAR
Baik Forum maupun Komentar tersedia secara langsung di Drupal sedangkan untuk Joomla tersedia Joomlaboard untuk forum diskusi (atau Simpleboard untuk Mambo). Kedua komponen ini penting disediakan secara default oleh CMS karena keduanya adalah sumber utama dari penyerangan spam maupun pengrusakan website. Umumnya penyerang memasukkan exploit pada kedua bagian ini dengan berpura-pura mengirim ke forum atau membuat komentar yang berisi kode berbahaya.
-
MELIHAT ARSIP BERBENTUK KALENDAR
Melihat arsip berbentuk daftar adalah hal biasa, umumnya peserta menginginkan agar arsip dapat dilihat dalam bentuk kalendar. Drupal menyediakan arsip dalam bentuk kalendar secara default Sejak Drupal 5.0 maka module archive ini tidak disediakan secara default, jadi sama dengan Joomla memerlukan komponen tambahan dari pihak ketiga.
-
WYSIWYG EDITOR
Drupal tidak dilengkapi dengan built-in WYSIWYG Editor, anda perlu instal module TinyMCE atau yang lebih canggih, misalnya FCKEditor. Sedangkan Joomla secara default sudah menyediakan TinyMCE. Mengapa Drupal tidak menyediakannya? Karena Drupal lisensinya adalah GPL sedangkan TinyMCE dan FCKeditor adalah LGPL.
-
TRACKER
Tracker adalah kemampuan CMS untuk menampilkan apa saja yang pernah ditulis atau dikirim oleh user tertentu. Pada website ini jika anda klik "Tracker" maka akan ditampilkan semua blog, artikel, forum, maupun komentar yang pernah anda tulis. Drupal memiliki fungsi tracker secara default sedangkan Joomla tidak. Mambo juga tidak memiliki tracker.
-
ONLINE SHOP
Semua CMS ini memiliki komponen atau modul tambahan untuk Online Shop dengan kemampuan yang kurang lebih sama.
-
CACHE MEMORY
Cache memory pada CMS adalah kemampuan CMS untuk menyimpan secara dinamis halaman website yang telah dibuka, dengan demikian tidak perlu melakukan Query ulang pada database tetapi cukup 1 Query saja. Cache pada Drupal mampu meningkatkan kecepatan website menjadi 508% sedangkan pada Joomla hanya sekitar 12%.
-
AJAX
Joomla 1.5 di versi Beta 1 memakai jQuery tetapi kemudian pindah ke Mootools. Sedangkan Drupal memakai jQuery 1.0.x. Joomla 1.5 Beta 2 mempunyai banyak fitur AJAX dibandingkan Drupal 5.x. Karena masalah kompabilitas maka jQuery 1.1.x hanya dapat dinikmati di Drupal 6.x (meskipun ada patch tidak resmi untuk Drupal 5.x tetapi semua module yg tidak kompatibel harus diupgrade). Sayangnya kedua CMS ini masih belum banyak memanfaatkan fitur AJAX sepenuhnya.
KESIMPULAN
Untuk pengguna awam maka sebaiknya memakai Joomla karena kemudahan instalasi dan fasilitas yang ada mencukupi untuk kebutuhan dasar sebuah Website. Juga baik sekali dipakai untuk training dasar website yang waktunya sangat terbatas dan peserta awam terhadap komputer. Sedangkan jika kebutuhan anda lebih banyak dan kompleks, seperti yang ditulis di atas, maka pilihlah Drupal.
Kemampuan Drupal menangani proyek yang kompleks terbukti dengan digunakannya Drupal pada DebianPlanet (debianplanet.org), MTV Inggris (mtv.co.uk), FedoraNews (fedoranews.org), WPA (wpacouncil.org), Firefox (spreadfirefox.com) dan banyak lagi. Atau mungkin kebutuhan anda hanya website sederhana tetapi akan berkembang ke arah yang kompleks maka sebaiknya anda biasakan diri dengan Drupal untuk menghindari rumitnya migrasi website anda nantinya.
Demikian beberapa perbedaan inti antara Drupal vs Joomla vs Mambo, sehingga anda dapat menentukan CMS mana yang tepat. Pada dasarnya kedua CMS ini memiliki market-nya masing-masing. (wendy).
Tanggapan Drupal vs Joomla vs Mambo
ini tanggapan dari demito
dari forum kaskus sebelah
Sehubungan dengan pengertian blog pada Joomla maka pada Joomla tidak terdapat fasilitas Pingback maupun Trackback.
Cuma disinilah letak kelebihan joomla sebagai CMS yg 'extendable'. Joomla selalu mempunyai 'pintu yg tidak terkunci' untuk berbagai kemungkinan.
Apabila seseorang memang 'keukeuh' ingin menggunakan joomla untuk nge blog, itu gak akan jadi masalah. Selain tersedia komponen joomblog dia dapat juga menggunakan komponen JD-Wordpress yang akan mengintegrasikan wordpress dengan Joomla. Dgn menggunakan komponen ini dia juga akan menemukan fasilitas Pingback maupun trackback yg dibutuhkan tsb
O iya, satu lagi, di joomla ada juga aplikasi yg bernama Bloggx yg memungkinkan user untuk mengisi blognya secara offline dan kemudian baru diupdate kalo komputer udah terhubung dgn inetrnet
Jika anda ingin mengubah Joomla memiliki kemampuan seperti Drupal maka anda perlu install komponen freeware OpenSEF tetapi kemampuannya tidak sebaik Advanced SEF. Advanced SEF tidak gratis dan dibuat oleh core developer Joomla. Itu sebabnya kemampuan Advanced SEF lebih baik, jika saja komponen freeware SEF sama baiknya dengan versi komersialnya maka tentu users memilih tidak membelinya apalagi jika versi freeware lebih baik daripada versi komersialnya!
Pengguna Joomla juga harus berhati-hati karena websitenya bisa saja tidak bisa diakses setelah SEF diaktifkan sedangkan pada Drupal tersedia fasilitas untuk menguji apakah web server anda siap dengan SEF, jika siap maka pilihan SEF dapat anda klik sebaliknya tidak dapat di-klik.
Salah satu alasan mengapa SEF yg advance (yg bisa rubah url dsb) secara default tidak di masukkan kedalam default joomla oleh core developer adalah karena pertimbangan pertimbangan performance, karena sedikit banyak penggunaan script script SEF secara tidak langsung pasti berpengaruh kepada kinerja sebuah situs karena pasti akan ada query2 tambahan yg akan dioad setiap kali sebuah url di load.
Namun kembali lagi kepada 'pintu yg tidak pernah terkunci tadi'
Joomla memberikan kelaluasaan kepada user nya untuk memilih. Apabila sebuah fungsi SEF yg Advance tsb benar benar dibutuhkan anda dapat menggunakan beberapa komponen yg tersedia.
Apabila sekiranya OpenSEF dianggap terlalu kompleks, kita bisa pake Artio Joomsef yg lebih simple dan cepat.
ACL atau Access Control List adalah kemampuan CMS untuk memberikan akses yang berbeda kepada setiap users atau group tertentu.
Dalam hal ACL, maka Joomla hanya menyediakan group tertentu saja, yaitu: Super Administrator, Administrator, Manager, Publisher, Editor, Registered User dan Guest. Joomla tidak mengijinkan anda untuk menambah ACL ini atau mengubah ACL ini.
Sedangkan pada Drupal, secara default hanya menyediakan 2 ACL saja, yaitu: Anonymous dan Authenticated. Sedangkan account Administrator otomatis mempunyai hak administrator secara penuh (Super Admin). Namun ACL pada Drupal dapat ditambahkan sebanyak-banyaknya, jadi anda dapat membuat Group Moderator, IT atau Editorial. Dan masing-masing User boleh memiliki lebih dari 1 Group!
Joomla bisa create banyak group ACL kok. Kita tinggal pake komponen JACL plus nya , udah dehh ... bikin grup sebanyak2nya.
Fitur ini JACL katanya juga akan disertakan pada versi selanjutnya
Kalo gak salah compatibility dg db ini termasuk kedalam roadmap nya joomla, sehingga nantinya tidak hanya akan support postregt tapi juga oracle dll
Drupal secara default dapat menampilkan foto anggota sedangkan Joomla memerlukan komponen tambahan. Foto anggota ini dikenal dengan istilah avatar.
Kayaknya CB gak sesulit yg diceritain deh dan kayaknya gak perlu kemampuan menguasai PHP yg advance .. end user juga bisa asal bisa baca manual dan nanya kalo ada masalah.
Enak nya komponen cb ini adalah dia bisa dintegrasikan dengan komponen2 lain yg ada di joomla seperti Private Message (PM), forum avatar & integrasi lain,gallery,flashchat,status IM,dsb
Seharusnya semakin besar sebuah komunitasnya maka semakin aman pula dia karena banyak yg mengawasi ya gak )
Beberapa komponen populernya juga selalu dimaintain dan diawasi oleh para developernya. Termasuk komponent komentar dan forum.
LEbih spesifik kepada penggunaan forum, pada saat ini terdapat komponen Joomlaboard yg di kembangkan oleh developernya secara aktif, dalam artian komponen ini juga mempunyai penjaga nya sendiri, sehingga kalo terdapat celah2 keamanan pasti cepat di antisipasi.
Disamping itu, apabila kita membutuhkan forum dgn kemampuan yg lebih powerfull, joomla kembali memberikan kita keleluasaan untuk melakukan hal tersebut dengan kemampuannya berintegrasi dengan forum forum top yg ada seperti vbulettin, smf, phpbb, punbb dsb.
Jadi kita dapat dua dukungan kan, dari dev joomla dan dev nya forum ybs
Drupal memiliki fungsi tracker secara default sedangkan Joomla tidak. Mambo juga tidak memiliki tracker.
betull, cuma kalau fitur cachenya gak diaktifkan joomla lebih cepat 44% dari drupal
btw, masalah ini termasuk issue yg akan di perbaiki pada joomla versi 1.5 yg segera akan diluncurkan
Kesimpulan,
Gw gak bisa bilang cms ini atau cms itu lebih baik, karena masing2 pasti mempunyai kelebihan dan kekurangan
Cuma mungkin kita memilih salah satu diantara nya karena merasa lebih cocok dengan tipikal yg dibawa.
Seperti misalnya, gw suka joomla karena sistem template joomla yg flexible sehingga memungkinkan gw untuk berkreasi lebih bebas pada tampilan
Silakan ditanggapi Bung Wendy mungkin bisa menambah wawasan bagi kita semua agar seimbang antara yang pro dan kontra sehingga menemukan kebenarannya disini bahwa selama ini mungkin banyak orang yang masih salah melihat drupal dan cahaya kebenaran itu ada di drupal hehehe.....
Don Komo Studios JAKER SRMK FNPBI
Ketahuan dech kekurangannya Joomla
Dari uraian di atas jelaslah bahwa Joomla itu ibarat mobil Mercy pake mesin bemo! Jadi cuma kulitnya aja bro yg bagus.
Anda tahu mengapa Joomla banyak bug nya? Krn core dev Joomla sendiri pake Wordpress! Mereka bikin "bridge" alias jembatan (yg diistilahkan sebagai pintu). Akibatnya sekurity bugnya semakin banyak dan jika ada bug pada bridge atau pintu tersebut maka tidak dpt diperbaiki dgn mudah krn yg harus diperbaiki adalag pintu tsb dan komponen asli (misalnya WP).
SEO, mengapa advanced SEO tidak masuk di Joomla? Krn developernya sama dengan default SEO Joomla. Ini akal-akalan nya supaya bisa jualan SEO. Lagipula sudah diakui di atas bahwa SEO Joomla tidak bagus performancenya.
ACL, ya Joomla perlu JACL dan silahkan terima bug tambahan ini yg termasuk dalam kategori HIGH LEVEL:
IMPORTANT NOTICE:[ADDED 21-09-2006] Joomla 1.0.12 is expected to be coming soon. You might want to know and consider this before upgrade your Joomla to 1.0.11
Catatan: info di atas sengaja saya kaburkan agar tidak dimanfaatkan untuk meng-hack website berbasis Joomla. Saat ini harus dilakukan perubahan langsung ke core file Joomla 1.0.11 untuk mengatasi masalah ini. Pemakai Joomla 1.0.11 harap lakukan backup untuk jaga-jaga. Saya tidak bertanggung-jawab jika info di atas dimanfaatkan secara tidak benar. Info di atas saya berikan agar segera dilakukan perbaikan. Pemakai Joomla harap menghubungi devoper Joomla untuk perbaikan.
Forum, lihat saja buktinya, website Joomla sendiri tdk mau pake Joomlaboard. Mereka pake bridge lagi, jadi terpaksa dech pake SMF.
Multisite Joomla pake UHP? Sebaiknya pikir2 dulu. Beberpa Vulnerabilities ditemukan pada komponen ini.
Lihat saja hasilnya, Joomla 1.0.11 menyebabkan byk komponen tidak berfungsi termasuk: image galery, Joomlaboard dan puluhan komponen lainnya.
Joomla Ibarat Mobil Mercy dengan Mesin Bemo ?
Membaca analogi bung Wendy saya ketawa sendiri ini yang sering gw lihat tipikal bangsa Indonesia lebih suka penampakan /tampilan fisik . Seperti memilih baju pasti dijatuhkan model yang lagi ngetrend jadi wajar bila kemudian orang jatuh hati sama joomla orang templatenya keren-keren dan ciamik siapa yang gak jatuh cinta sama joomla.Yang penting kelihatan keren dan wah tak tahunya mesinnya amburadul didalam.Sama dengan pemilihan cms kalo didukung komunitas yang besar dan template yang aduhai orang langsung melihat cms joomla is the best lah (dibaca dalam cengkok melayu Malaysia).
Lalu apa kritik buat pengguna drupal ya...mungkin kita perlu menggalakkan themes yang ciamik biar orang Indonesia mau menggunakan drupal karena toh ternyata drupal juga bisa dibikin keren.Tapi masalahnya developer themes drupal lebih sedikit dibanding dengan joomla akhirnya tampilan menjadi pertimbangan pertama untuk memilih cms .Akibatnya tidak salah kalau kemudian drupal menjadi pilihan sulit untuk sekedar dilirik karena dianggap susah memahami mesinnya orang mesin mercy kok disuruh maintance sama tukang bengkel mobil bemo pasti sangat merepotkan tukang bemo tersebut ....
Jadi biar tidak berat sebelah seharusnya memang ini kritik buat pengguna drupal Indonesia kalo mo menjadi cms terbaik mbok yao bikin themes yang keren biar dilirik para pengguna mesin bemo
sederhananya sekarang tinggal milih mo naik mercy dengan mesin bemo atau pake bemo tapi mesinnya mobil mercy ya?
Bagaimana neh webdesign yang berurusan membuat tampilan drupal bisa senampak mobil mercy ....mesinnya sudah jelas mesin mercy tapi kalau penampakannya tetap seperti mobil bemo memang pasti gak banyak dilirik orang ya hehehee.......
Bagaimana Bung Wendy?
Don Komo Studios JAKER SRMK FNPBI
Indonesia Goes to Open Source
Aplikasi khusus di joomla
Joomla juga bisa dicustom lho, baik itu dengan cara object-class ataupun gaya progamming lainnya. Sehingga serumit apapun aplikasi, bisa ditangani dengan mudah tanpa perlu terlebih dahulu memahami API joomla. Malah dulu sewaktu baru kenal cms ini, saya lsg bereksperimen kalau-kalau ada user yang kepingin membuat aplikasi yang unix. Saya coba waktu itu dengan memanfaatkan phplib. Ternyata gak cuman 1-2 hari kuncinya ketemu, sehingga saya jadi pe-de untuk memulai usaha bikin web yang dilengkapi dengan aplikasi bikinan sendiri dengan menyertakan fitur2 yg sudah disediakan oleh joomla tentunya.
Kenapa saya sekarang nyoba drupal ? karena penasaran aja waktu pemilihan cms terbaik, baik joomla ataupun drupal ternyata mempunyai score yg beda-beda tipis :d. Tentu itu artinya drupal bukanlah cms yang sembarangan kan. Selain itu, tentu menyenangkan apabila menguasai platform cms yg berbeda. Sudah banyak cms yg saya coba, dari mulai phpfusion yang semudah menginstall joomla, sampai sekarang gilirannya drupal.
Btw. Senang sekali bisa bergabung di sini, mudah-mudahan saya bisa menimba ilmu yg banyak. Salam.
I love drupal
Viva Drupal!
Dulu saya pecinta mambo kemudian joomla.
Tapi sekarang setelah mengenal drupal luar dalam. Saya langsung kepincut sama drupal.